LANDAK – Setelah sempat dikabarkan hilang sejak Minggu (22/10) lalu, Fatimah (79) salah seorang warga Kecamatan Ngabang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari oleh Tim SAR dari BPBD Landak dibantu TNI/ Polri serta masyarakat dengan menyisir hutan di Pesayangan Kecamatan Ngabang pada Senin (30/10/2023).

Sebelum dinyatakan hilang, korban diketahui meninggalkan rumah pada Minggu (22/10) sekitar pukul 17.00 WIB, karna tak kunjung pulang warga pun berinisiatip mencari keberadaan korbaan disekitaran kampung dan sungai namun korban tak ditemukan.

Hingga pada hari ketujuh proses pencarian, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia oleh salah satu warga yang mencium aroma bau busuk dibukit Empiras yang letaknya berada sebelum Dusun Pesayangan yang jaraknya sekitar 200 meter dari jalan utama.

“Saya ada mencium aroma kurang sedap di Bukit Empiras, pada saat saya lewat di jalan tersebut,” ucap salah satu Warga.

Sementara itu, Kapolsek Ngabang Kompol Wahyu Hartono membenarkan atas penemuan mayat tersebut.

“Memang benar ada salah satu pihak keluarga yang datang melapor beberapa hari sebelum ditemukannya Korban atas nama Fatimah (79) ke Polsek Ngabang dan diterima langsung oleh Bhabinkamtibmas Bripka Susanto Atung. Menurut keterangan Aliani anak dari korban diduga hilang sejak Minggu (22/10) sore terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 wib,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, Aliani anak korban menuturkan bahwa ibunya biasa berjalan sendiri mengelilingi kampung mengunjungi anaknya yang lain.

“Akan tetapi kali ini agak berbeda Ibu saya pada saat mau dijemput di rumah abang saya sudah tidak ada ditempat hingga larut malam,” jelasnya.

Hal itu membuat pihak keluarga panik dan mencari ke seluruh kampung dan bertanya setiap rumah mencari keberadaan korban.

Karena pihak keluarga menerima kematian korban murni meninggal dunia, jenazah korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di Pemakaman Umum Dusun Pesayangan (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini