LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengungkapkan masih terdapat sejumlah kekosongan jabatan di beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak. Kondisi ini membuat beberapa kepala dinas harus merangkap jabatan sementara waktu.
“Kurang lebih ada 15 jabatan yang akan diisi. Saat ini ada kepala dinas yang memegang dua jabatan sekaligus,” ujar Karolin usai melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Landak, Selasa (4/11/2025).
Karolin menjelaskan, pemerintah daerah akan segera melakukan pelantikan tahap berikutnya untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut melalui mekanisme open bidding.
“Pelantikan hari ini kami lakukan sebagai bagian dari penyegaran, sekaligus mengisi kekosongan karena banyak pejabat yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt). Tahapan selanjutnya adalah open bidding untuk jabatan tinggi pratama yang kosong akibat pensiun,” jelasnya.
Menurut Karolin, tantangan pemerintah daerah ke depan semakin berat, terutama dengan adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, dibutuhkan organisasi perangkat daerah yang kuat, solid, dan profesional.
“Penempatan ASN harus dilakukan secara profesional agar kinerja pemerintahan semakin efektif,” tegasnya.
Bupati juga menambahkan bahwa rotasi dan penempatan pejabat telah melalui proses pertimbangan yang matang, termasuk wawancara langsung untuk menyesuaikan minat dan kemampuan pegawai.
“Penempatan pejabat mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari latar belakang pendidikan hingga kompetensi. Selain itu, kami juga menyesuaikannya dengan program prioritas daerah yang telah tertuang dalam RPJMD dan APBD, serta disinkronkan dengan program nasional,” pungkas Karolin (SABAT).



















