LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Landak, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Landak, Erani, serta diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat.

Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam keterangannya usai upacara, Wakil Bupati Landak Erani mengajak seluruh masyarakat untuk terus mensyukuri kondisi keberagaman yang hingga saat ini tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kabupaten Landak yang dikenal memiliki kemajemukan suku, budaya, dan agama.

“Pertama-tama kita mengucap syukur karena kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak. Pancasila bukan hanya sebuah ideologi, tetapi nilai-nilai yang harus kita hidupi dan kembangkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Erani.

Menurutnya, keberagaman dan kebinekaan yang dimiliki Kabupaten Landak merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Ia menilai harmonisasi yang selama ini terpelihara tidak terlepas dari komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Erani mengatakan, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi semakin penting. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadikan Pancasila sebagai slogan atau seremonial semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tantangan situasi saat ini tidak baik-baik saja. Karena itu diperlukan komitmen dan panggilan bersama untuk sungguh-sungguh mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, bukan hanya sekadar diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan dan perbuatan nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Erani mengungkapkan bahwa saat ini terjadi pergeseran nilai di tengah masyarakat, termasuk nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

“Nilai-nilai saat ini memang mengalami pergeseran. Bukan hanya nilai-nilai Pancasila, tetapi juga nilai-nilai kearifan lokal. Oleh karena itu diperlukan komitmen dan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaganya,” katanya.

Ia menegaskan, upaya menjaga dan menanamkan nilai-nilai Pancasila tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan semua unsur.

Menurut Erani, peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan setiap tahun menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan, serta meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kita menunjukkan bahwa seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga persatuan, keberagaman, dan kebinekaan yang menjadi kekuatan Indonesia,” pungkasnya (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini