Warga Pulau Kabung, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang memproduksi minyak atsiri yang berbahan baku dari cengkeh.

BENGKAYANG- Warga Pulau Kabung, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang memproduksi minyak atsiri yang berbahan baku dari cengkeh.

Minyak atsiri berbahan baku dari cengkeh ini sendiri masih diproduksi secara terbatas dengan teknelogi sederhana oleh warga.

Atok salah satu pemuda Pulau Kabung, Desa Karimunting yang menggerakan pengembangan mintak atsiri mengatakan pengembangan minyak atsiri sudah dilakukannya sejak Tahun 2009, dan telah menyerap pekerja warga setempat terutama sebagai pemanjat cengkeh.

“Produksi minyak atsiri yang dikelola ini masih terbatas hanya untuk memenuhi permintaan pelanggan baik yang ada di Pulau Kabung atau warga luar yang sudah mengetahui khasiat minyak atsiri,” papar Atok Rabu (16/3/2022).

Ia mengatakan untuk proses produksi minyak atsiri dilakukan dengan penyulingan namun hanya mampu menampung bahan baku 100 kilogram dan paling mampu hanya menghasilkan 4 kilo minyak siap pakai.

Dirinya menjelaskan saat ini ia sangat keterbatasan dalam memproduksi dan memasarkan minyak olahan atsiri. Karena itu ia berharap pemerintah daerah memberikan pendampingan khusus sehingga dapat memperkuat modalnya dalam berusaha.

“Kalau ada pesanan kita produksi, tapi kalau tidak ada pesanan kita tidak produksi. Saya berharap agar dari pemerintah dapat membantu untuk mengembangkan usaha ini untuk kedepan, jadi kalau ada pemerintah yang mau membantu kami, kami siap,” pungkas Atok.

Cengkeh sebagai bahan baku minyak atsiri di pulau Kabung menjadi tanaman khas. Tanaman ini mudah ditemukan dan sengaja dikembangkan sehingga menjadi pendapatan alternatif saat kondisi laut tidak memungkinkan bagi masyarakat untuk mencari ikan (Bin).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini