Lavc60.3.100

LANDAK– Sebuah video berdurasi sekitar 41 detik yang memperlihatkan perkelahian dua remaja putri diduga siswa SMP Negeri 2 Sebangki, Kabupaten Landak, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, kedua remaja tampak mengenakan seragam lengkap sekolah saat terlibat aksi saling tarik dan pukul yang disaksikan sejumlah pelajar lainnya.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah Senunuk. Aksi perkelahian itu direkam oleh seseorang yang berada di lokasi kejadian, kemudian videonya menyebar luas dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Samsul Bahri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah bersama orang tua siswa telah mengambil langkah penyelesaian.

“Sudah, kejadian siswa SMPN 2 Sebangki di Senunuk, sudah proses penyelesaian masalahnya. Kejadiannya gara-gara persoalan cowok dan yang memvideokan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/02/2026)

Menurut Samsul Bahri, laporan lengkap terkait insiden tersebut akan disampaikan secara resmi oleh kepala sekolah pada hari berikutnya. Namun berdasarkan informasi lisan yang diterimanya, kedua siswi yang terlibat beserta orang tua masing-masing telah dipertemukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh pengurus adat dan pihak keamanan setempat. Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Selain itu, pihak sekolah juga akan memanggil siswa yang merekam video serta para siswa yang berada di lokasi dan menyaksikan kejadian tersebut. Orang tua mereka juga dijadwalkan hadir dalam pemanggilan yang akan dilaksanakan pada 23 Februari 2026.

Dinas Pendidikan Kabupaten Landak mengimbau para siswa untuk tidak terlibat dalam tindakan kekerasan serta bijak dalam menggunakan media sosial, agar kejadian serupa tidak kembali terulang (SABAT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini