
LANDAK- Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak menggelar rapat bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Landak Senin (05/09/2022).
Rapat yang beragendakan pembahasan terkait program kerja Tahun 2022 tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Landak Margareta, didampingi Wakil Ketua Komisi C dan Anggota Komisi C DPRD Landak.
“Dari komisi-komisi harus melaksanakan rapat kerja ini, supaya dalam penganggaran tidak ada yang terlewatkan. Kita bisa memilih yang diprioritaskan,” ujar Margareta.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga memina kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Landak untuk dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta dapat melayani dengan penuh tanggung jawab dan kasih.
“Daya serap Dinas Kesehatan sebesar 42% dengan hal-hal lainnya yang telah disampaikan ini menjadi PR kita bersama, sehingga rekan kami di Banggar bisa menyampaikan untuk bisa memperhatikan progres pembangunan RS Pratama, fokus penanganan stunting dengan 19 desa lokus, pemeliharaan puskesmas-puskesmas baik di pemeliharaaan gedung dan pemeliharaan kendaraan ambulans serta cakupan vaksinasi,” sambung Margareta.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak Subanri, menyampaikan untuk masalah stunting di Kabupaten Landak saat ini mengalami penurunan.
“Untuk masalah stunting di Kabupaten Landak mengalami penurunan sebesar 22,4%. Landak menjadi lokus stunting secara nasional, karena Landak pernah menjadi stunting tertinggi,” ungkap Subanri.
Ia mengatakan bahwa sampai saat ini dana yang terrealisasi masih 42%. Dan dana pengadaan obat digunakan Dana Alokasi Khusus (RED).


















