KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun, Ke -67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Senin (29/01/2024).

Upacara dipimpun langsung Staff Ahli Bupati Ketapang Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Maryadi Asmu’ie

Dalam amanat Pj. Gubernur Kalimantan Barat Harisson yang dibacakan Staff Ahli Bupati mengajak agar menjadikan peringatan ini sebagai tonggak sejarah guna mengisi pembangunan sekaligus merawat Provinsi Kalimantan Barat agar tetap rukun, aman dan damai.

“Kalimantan Barat secara yuridis telah menjadi provinsi otonom sejak 1 Januari 1957. Pada sidang yang berlangsung tanggal 28 Januari 1957, DPRD peralihan telah berhasil membentuk Dewan Pemerintahan Daerah (DPD) peralihan swatantra tingkat I Kalimantan Barat,” paparnya.

Melihat dari tema peringatan tahun ini “Kalimantan Barat Melaju Aman dan Kondisif”, Pj. Gubernur Kalbar menyebut bahwa peringatan ini dapat dilihat dari dua sisi. Pertama, peringatan ini dapat menjadi momentum untuk merefleksikan diri terhadap apa yang dilakukan dan dicapai selama ini. Kedua, peringatan ini dapat dipandang sebagai batu loncatan guna mencapai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi dari masa sebelumnya.

“Kemajuan dan capaian pembangunan di Kalimantan Barat pada saat ini sesungguhnya adalah dedikasi dan buah perjuangan para pimpinan Kalbar terdahulu dan juga buah dari kerja keras kita bersama,” ujarnya.

Ditahun 2024 ini, Pj. Gubernur mengatakan akan terus melanjutkan pembangunan di Kalimantan Barat.

“Kami akan meningkatkan jalan mantap Provinsi melalui APBD 2024, memberikan bantuan keuangan khusus pendidikan kesetaraan kepada Kabupatan/ Kota dalam rangka peningkatan IPM Kalimantan Barat, serta melanjutkan gerakan pangan murah dan operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi,” jelasnya.

“Terkait stunting kami akan melaksanakan program perbaikan gizi, program ODF, perbaikan sanitasi masyarakat, perbaikan RTLH. Kami juga akan melibatkan pihak swasta melalui dana CSR dalam rangka penurunan prevalensi stunting guna mencapai target nasional 14%,” pungkas Pj. Gubernur Kalbar.

Upacara peringatan ini berjalan khidmat hingga selesai, diikuti oleh ASN dengan memakai pakaian adat nusantara beserta TNI/Polri, pelajar, mahasiswa, Satpol PP, Damkar, BPBD dan Pemuda Pancasila (Nain).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini