LANDAK – Pj Bupati Landak Samuel membuka kegiatan peningkatan kompetensi numerik melalui pelatihan pandai berhitung dengan metode Gampang Asyik dan Menyenangkan (GASING), di Aula Kantor Bupati Landak, Jumat (26/05).
Samuel dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa metode gasing dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan kemampuan numerasi berpikir tingkat tinggi, kemampuan komunikasi dan kemampuan kolaborasi siswa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kemampuan numerasi siswa maupun guru yang penjumlahan, berhubungan dengan pengurangan, perkalian dan pembagian dapat ditingkatkan sehingga bisa menjadi batu loncatan untuk transformasi sumber daya manusia yang unggul,” ungkap Samuel.
Samuel juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang atas peran Prof. yohanes Surya dalam mengambil bagian meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Landak dan ini suatu kebanggaan.
“Saat ini Kabupaten Ladak adalah satu-satunya kabupaten di Kalimantan Barat yang diberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” sambung Samuel.
Dirinya juga berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga ilmu yang diimplementasikan dan dibagikan kepada sekolah dan rekan guru lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak Hery Mulyadi memaparkan bahwa berdasarkan hasil asesmen nasional Tahun 2021, rata-rata kemampuan literasi dan numerasi siswa di Kabupaten Landak masih di bawah kompetensi atau masih minimum rendah.
“Kemampuan numerasi dapat ditingkatkan jika tersedia penyelenggaraan pendidikan penerapannya dapat melalui tenaga pendidik berkualitas secara berkelanjutan,” paparnya.
Hery menjelaskan bahwa legiatan ini dilaksanakan sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa melalui pelatihan guru dan siswa dengan menggunakan metode gasing.
“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini ada dua yaitu bagi siswa agar meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui proses belajar pandai berhitung meningkatkan kemampuan numerasi yang berhubungan dengan konsep penjumlahan, pembagian dan perkalian dengan menggunakan metode gasing sebagai dasar,” jelasnya.
Sedangkan bagi guru, lanjutnya, agar mampu menyampaikan konsep penjumlahan, pembagian dan perkalian pengurangan, dengan menggunakan metode gasing kepada pengurangan, pembelajaran berbagai subjek khususnya di bidang sains, teknologi, keteknikan dan matematika siswa sehingga meningkatkan efektivitas pembelajaran.
“Peserta kegiatan adalah 64 siswa dan 32 guru jenjang sekolah dasar yang diambil dari perwakilan setiap Kecamatan di Kabupaten Landak, dimana kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Mei sampai dengan 1 Juni 2023 bertempat di SDN 01 Ngabang,” tambah Kadisdikbud Landak.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (RED).



















