LANDAK – Seorang pria berinisial M berhasil diamankan oleh jajaran Polres Landak, dibantu Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Mempawah, karena diduga terlibat dalam aksi pencurian di sebuah rumah warga.
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (14/5) sekitar pukul 04.45 WIB. Pelaku diduga masuk ke rumah korban dengan cara merusak kunci pintu dapur di wilayah hukum Polsek Sengah Temila.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Melati, anak dari pemilik rumah, yang mendapati pintu dapur rumah dalam keadaan rusak. Setelah memeriksa lebih lanjut, Melati menemukan bahwa sejumlah barang milik keluarganya telah hilang.
“Dari hasil penyelidikan, pelaku masuk melalui pintu dapur yang dirusak setelah sebelumnya memastikan kondisi sekitar aman. Ia diduga telah mengamati rumah korban sebelum melancarkan aksinya, lalu kabur menggunakan sepeda motor,” jelas Kasat Reskrim Polres Landak, AKP Heri Susandi.
Upaya penyelidikan sempat dilakukan sehari setelah kejadian, namun saat itu polisi belum berhasil menemukan pelaku maupun barang bukti. Penyelidikan pun terus dikembangkan hingga akhirnya pada Jumat (20/6), tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Sengah Temila, Unit Jatanras Polres Landak, serta dibantu Unit Reskrim Polsek Anjongan dan Tim Jatanras Polres Mempawah berhasil menemukan keberadaan pelaku di Dusun Anjungan Melancar, Desa Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah.
“Sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya,” lanjut AKP Heri.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa dua tabung gas elpiji 3 kilogram dan tiga unit ponsel yang sebelumnya dilaporkan hilang. Pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Landak untuk proses hukum lebih lanjut.
AKP Heri Susandi menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi antara beberapa unit kepolisian. Ia menegaskan komitmen Polres Landak dalam memberantas kejahatan.
“Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku kriminalitas demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan apakah pelaku beraksi seorang diri atau merupakan bagian dari sindikat kejahatan.
“Penyelidikan masih terus dilakukan. Jika nanti ditemukan keterlibatan pihak lain atau laporan serupa yang berkaitan, akan kami tindak lanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tutup Heri. (RED)



















