BENGKAYANG – Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PP KSPSI) Kabupaten Bengkayang mengadakan diskusi dan deklarasi damai jelang Pemilu Tahun 2024, Rabu (12/04).
Diskusi santai para serikat pekerja buruh yang tergabung dalam FSP PP KSPSI Kabupaten Bngkayang ini sekaligus menjadi ajang silahturahmi dengan berbuka puasa bersama.
Beberapa poin yang dibahas serikat pekerja buruh diantaranya menyatakan komitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban Kabupaten Bengkayang tetap kondusif dengan tidak menggelar aksi unjuk rasa pada peringatatan hari buruh yang diperingatai setiap tanggal 1 bulan Mei sebagai hari buruh sedunia atau May day.
“Tujuan kita mengadakan diskusi forum antar sesama buruh ini yang pertama silahturahmi dan berbuka puasa bersama.”ungkap Ketua Asosiasi Pasar Teratai Bengkayang Benny Vanalaiyan.
Beni yang juga selaku bagian dari FSP PP KSPSI mengatakan bahwa pihaknya telah menerima banyak masukan asistensi terhadap perjuangan pihaknya atau buruh.
“Kita juga menyarankan kepada sesama pekerja terutama buruh dan para pekerja pertanian yang paling dominan di Kabupaten Bengkayang supaya terus meningkatkan kinerja dan terus bersuykur, sehigga apa yang menjadi kerja keras para buruh bisa menjadi sesuatu hasil yang memuaskan,” sambung Benny
Diluar sesi diskusi hal yang tak kalah pentingya disampaikan dalam forum serikat pekerja buruh jelang Pemilu 2024 mendatang para buruh bersepakat dan komitmen tetap menjaga situasi Kamtibmas Kabupaten Bengkayang.
“Menjelang pemilu 2024 ini, para pekerja buruh dan pekerja pertanian harus siap menghadapi berbagai bentuk tantangan dengan tidak terprovokasi isu-isu negative yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan di daerah bengkayang yang memiliki keberagaman Bahasa ,suku dan budaya,” tegas Benny.
Selanjutnya, pihaknya juga sepakat dan memastikan tidak akan mengadakan aksi demo pada peringatan hari buruh pada mei mendatang.
“Kita sepakat tidak akan melakukan aksi pada peringatan hari buruh atau may day 1 Mei 2023 mendatang khusus di Bengkayang, alasan utama tidak ada gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Beni mengatakan selaku dari bagian SPSI menyarankan peringatan hari buruh nanti diisi dengan kegiatan bakti sosial dan kegiatan positif lainnya.
“Maunya kita untuk mengisi peringatan hari buruh dengan kegiatan aksi sosial bkerjasama dengan pemerintah daerah setempat akan lebih baik dan bisa menjadi langkah tepat membangun silahturhami juga,” pungkasnya.
Usai mengikuti ranngkaian diskusi, forum serikat pekerja buruh di Kabupaten Bengkayang melakukan deklarasi Pemilu Damai 2024 dimana sejumlah isi deklatasi diantaranya.
1. Mendukung suksesnya pemilu 2024 yang aman damai dan sejuk.
2. Menolak keras berita hoax dan ujaran kebencian.
3. Mendukung penegakan hukum terhadap segala bentuk penyebaran berita hoax,ujaran kebencian , hasutan dan provokasi serta isu-isu yang memecah belah kebhinekaan pada pemilu 2024 (SR).



















