LANDAK – Yonarmed 16/ Tumbak Kaputing menggelar upacara purna tugas Satgas Pamtas RI – Malaysia Tahun Anggaran 2023-2024 yang dilaksanakan dilapangan Yonarmed 16/Tumbak Kaputing Ngabang, Selasa (11/06/2024).

Kegiatan upacara purna tugas bagi para prajurit yang sebelumnya bertugas mengamankan perbatasan RI – Malaysia turut dihadiri Danyon Armed Ngabang, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, Pj. Bupati Landak Gutmen Nainggolan, unsur Frokopimda dan anggota Satgas Pamtas RI – Malaysia.

Pj. Bupati Landak Gutmen Nainggolan dalam arahannya menyampaikan selamat datang bagi para prajurit Satgas Pamtas RI – Malaysia yang sebelumnya telah melaksanakan tugas pengabdian diperbatasan selama satu tahun terakhir. Gutmen bersyukur para prajurit dapat menjalankan tugas yang diberikan dengan baik dan dapat kembali ke kesatuan dengan keadaan sehat

“Upacara penyambutan ini merupakan sebuah tradisi dijajaran TNI Angkatan Darat. Satuan yang telah selesai melaksanakan tugas operasi, baik itu di dalam negeri maupun diluar negeri, dilaksanakan tradisi upacara penyambutan tugas. Hal ini bertujuan untuk memberikan penghormatan dan penghargaan bagi satuan yang telah selesai melaksanakan tugas operasi kurang lebih selama 12 bulan lamanya di medan tugas,” ungkap Gutmen.

Gutmen juga turut mengapresiasi para prajurit yang telah berhasil melaksanakan tugas operasi dengan baik untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya dalam tugas pengamanan perbatasan Republik Indonesia – Malaysia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Landak dan masyarakat Landak, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Satgas Yon Armed 16/Tumbak Kaputing yang telah melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia-Malaysia dengan sukses dan penuh rasa tanggung jawab. Seluruh kerja keras kalian merupakan bukti bahwa peran dan partisipasi TNI di daerah penugasan masih sangat dibutuhkan keberadaannya,” sambung Gutmen.

Selanjutmya, Gutmen juga mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh para aggota satgas yang selama bertugas telah berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu seberat 15,75 kilogram waktu awal penugasan dan 21,2 kilogram menjelang purna tugas.

“Hal ini tidak terlepas dari berbagai pemberkalan yang telah diberikan sebelum berangkat sehingga kalian siap menghadapi segala permasalahan menonjol diwilayah perbatasan. Kalian juga telah mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan serbuan teritorial, bakti teknik, komunikasi sosial serta berbagai kegiatan lainnya. Dibidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kerohanian yang kalian kemas secara kreatif dan inovatif,” jelas Gutmen.

Sementara itu, Danyon Armed 16/Komposit Ngabang Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menurutkan dalam melaksanakan tugas selama 12 bulan diperbatasan RI – Malaysia pihaknya banyak mendapatkan pengalaman, baik berupa kerjasama mapun kegiatan-kegiatan yang membantu masyarakat perbatasan

“Puji syukur pimpinan mulai dari atasan langsung kami, sampai dengan pimpinan instasi, mengapresiasi apa yang kami lakukan, karena selama kami bertugas, kami berhasil menggagalkan penyelundupan kurang lebih 50 kg narkotika jenis sabu, termasuk 10.000 butir pil ekstasi, dengan tersangka kurang lebih 16 warga negara Indonesia dan 7 warga negara asing asal Malaysia,” ungkap Andreas.

Andreas juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah Kabupaten Landak yang telah banyak membantu para keluarga prajurit yang ditinggal selama menjalankan tugas pengamanan perbatasan.

“Karena terus terang kami meninggalkan keluarga kurang lebih satu tahun tidak mudah. Apalagi ada yang sakit apa semua, sehingga bisa dibantu, dan kami sangat merasakan itu. Kemudian untuk para prajurit kami, kami hormat bangga dengan apa yang telah dicapai,” pungkas Danyon (SABAT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini