BENGKAYANG- Gerbang batas kota di wilayah Singkawang, Bengkayang dan Sambas akhirnya terealisasi.
Salah satunya pintu masuk batas kota di perbatasan antara Singkawang Timur dengan Kabupaten Bengkayang yang di beri nama Tama ka’lawakng.
Gerbang batas kota tersebut terealisasi dimulai dengan peletakan batu pertama dan simbolis oleh setiap kepala daerah di wilayah Singbebas. Tepatnya di perbatasan Kecamatan Monterado, Senin (28/2/2022).
Bupati Bengkayang Darwis Mengatakan nama Tama Ka’ Lawakng diberikan untuk gerbang batas kota filosofi berasal dari bahasa Suku Dayak, yang artinya selamat datang atau masuk ke pintu.
“Kita sesuaikan desainnya dengan budaya dan estetika Kabupaten Bengkayang,”ungkapnya.
Darwis memastikan pembangunan gerbang Tama Kalawang akan memakan biaya sebesar 2,8 Miliar yang menggunakan dana Corporate Sosial Respon perusahaan untuk realisasi pembangunan tiga gerbang batas kota di wilayah Singbebas.
“Harapan kita bersama pembangunan gerbang berjalan lancar sesuai rancangan. Dan gerbang tersebut menjadi identitas disetiap kabupaten,”pungkasnya (Bin).



















